Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

Administrasi kesehatan merupakan cabang ilmu kesehatan masyarakat yang mempelajari organisasi kesehatan (sebagai wadah) dan manajemen (sebagai proses) dalam mewujudkan tujuan pelayanan kesehatan yakni meningkatkan derajat kesehatan dan mengurangi berbagai masalah kesehatan di masyarakat.Analisa terhadap dinamika kebijakan kesehatan sebagai landasan pelaksanaan program/kegiatan kesehatan dari waktu kewaktu juga merupakan pokok kajian dalam ilmu administrasi dan kebijakan kesehatan.

Tujuan Pendidikan Cabang Ilmu :

  1. Mampu memahami konsep dan prinsip administrasi, manajemen dan organisasi dalam sistem pelayanan kesehatan;
  2. Mampu menjelaskan manfaat dan peranan konsep dan prinsip administrasi, manajemen dan organisasi dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat;
  3. Mampu menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam organisasi kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat;
  4. Mampu menjabarkan prinsip-prinsip organisasi pada umumnya pada berbagai tingkatan organisasi pelayanan kesehatan serta mampu menjelaskan program/kegiatan pada masing-masing tingkatan organisasi kesehatan;
  5. Mampu menggunakan prinsip-prinsip ekonomi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi pelayanan kesehatan;
  6. Mampu melakukan identifikasi kebutuhan dan masalah kesehatan serta menetapkan rencana/kebijakan di bidang pelayanan kesehatan;
  7. Mampu mengidentifikasi alternatif pemecahan masalah dan mengambil keputusan berdasarkan alternatif yang telah disusun;
  8. Memahami kaidah-kaidah kepemimpinan dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat;
  9. Mampu menerapkan konsep kepemimpinan pada sistem pelayanan kesehatan dalam upaya meningkatkan status kesehatan masyarakat;
  10. Mampu mengidentifikasi, menggerakkan dan mengembangkan potensi dan sumber daya masyarakat guna menunjang keberhasilan kebijakan program pelayanan kesehatan masyarakat;
  11. Mampu melakukan identifikasi faktor lingkungan, ekonomi, sosial budaya, politik, keamanan dan IPTEK yang mempengaruhi keberhasilan program pelayanan kesehatan dan menggunakannya dalam penentuan kebijakan pelayanan kesehatan.