Departemen Promosi Kesehatan

Promosi kesehatan masyarakat merupakan bagian dari Ilmu Kesehatan Masyarakat.Promosi kesehatan pada hakekatnya adalah salah satu bentuk dari pemecahan masalah kesehatan masyarakat dengan menggunakan pendekatan pendidikan edukasi.Promosi kesehatan bertujuan untuk merubah perilaku masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat terkait dengan bidang kesehatan agar mampu mencapai derajat sehat yang optimal.

Tujuan Pendidikan Cabang Ilmu :

  1. Mampu memahami arti, batasan dan tujuan pendidikan kesehatan masyarakat, serta mampu menguraikan ruang lingkup dan sejarah pendidikan kesehatan masyarakat;
  2. Mampu memahami dan menjalankan metode-metode pendidikan kesehatan masyarakat antara lain :
    • Seminar
    • Simposium
    • Lokakarya
    • Semiloka
    • Diskusi
    • Brainstorming
  3. Mampu memahami teori proses belajar, prinsip-prinsip belajar dan memahami faktor pendukung dan penghambat proses belajar;
  4. Mampu memahami dan menerapkan teori-teori perilaku kedalam kehidupan masyarakat, antara lain teori perubahan perilaku dari : L. Green, Tim Ahli WHO, Snehandu B. Kar, Health Believe Model dari Anderson, dll.
  5. Mampu memahami aspek-aspek sosial budaya dalam program pendidikan kesehatan masyarakat, antara lain : faktor pendidikan kepercayaan nilai di masyarakat, norma-norma yang ada di masyarakat, dll.
  6. Mampu menggunakan pendekatan edukatif dan memahami tahap-tahap pendekatan edukatif;
  7. Mampu melaksanakan program penyuluhan terpadu dan memahami program yang utama untuk ditunjang pendidikan kesehatan;
  8. Memahami konseling dan aturan konseling, serta mampu melakukan konseling mengenai salah satu masalah kesehatan;
  9. Mampu memahami dasar komunikasi, unsur-unsur komunikasi, memahami dan mampu memproduksi media pendidikan kesehatan (alat peraga), serta memahami proses difusi inovasi dan penerimaan ide-ide baru;
  10. Mampu membuat perencanaan pendidikan kesehatan masyarakat, antara lain mampu menetapkan masalah dan prioritas masalah di suatu wilayah tertentu, mampu menganalisa masalah secara edukatif, mampu menentukan tujuan pendidikan kesehatan, mampu menetapkan strategi yang dipilih dalam pendidikan kesehatan, dapat membuat materi penyuluhan kesehatan, dapat memilih metode yang tepat untuk digunakan dalam pendidikan kesehatan, mampu mengevaluasi program pendidikan kesehatan masyarakat, serta dapat menyusun proposal penyuluhan kesehatan masyarakat